Josri Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua FPRB Buton Utara

8
Listen to this article

MetroButur.Com, BUTUR- Setelah melalui pembahasan panjang tanpa perdebatan alot,  pengurus Forum Penanggulangan Resiko Bencana (FPRB)  tingkat Kabupaten Buton Utara (Butur) akhirnya berhasil dibentuk.

Dalam rapat pembentukan pengurus tersebut, peserta sepakat secara aklamasi menunjuk sekaligus mempercayakan Josri,  S. IP untuk menahkodai FPRB Butur selama lima tahun ke depan.

Josri adalah ketua komisi tiga DPRD Butur. Dalam kiprahnya terhadap penanggulangan dan penanganan korban bencana bagi masyarakat Butur tidak dipertanyakan lagi. Dia sering terjun langsung dalam berbagai peristiwa bencana sehingga peserta langsung mendaulat dirinya untuk menjadi ketua.

Secara resmi,  sahnya kepengurusan FPRB Butur priode 2023-2028 itu ditandai dengan pengukuhan pengurus oleh Sekda Butur Mohammad Hardhy Muslim, SH. M. Si pada Rabu sore, 13 Juni 2023 di aula Sekretariat daerah Butur.

Dalam sambutan singkatnya Hardhy Muslim sangat mengapresiasi kinerja  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Butur yang telah berhasil membentuk FPRB tingkat Kabupaten Butur.

Menurut Sekda, FPRB dibentuk dengan pertimbangan bahwa pemerintah bertanggungjawab melindungi seluruh masyarakat dari bahaya bencana.

Khusus di Butur,  salah satu pertimbangannya karena wilayah ini memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, demografis yang memungkinkan terjadinya bencana yang disebabkan faktor alam maupun non alam.

Pada kesempatan itu,  Sekda juga menegaskan bahwa,  penanggulangan bencana alam bukan hanya tugas pemerintah daerah dan unsur pemerintahan lainnya tetapi tugas semua pihak yang merupakan panggilan kemanusiaan.

Dalam komposisi kepengurusan FPRB Butur priode 2023-2028 itu,  Josri dibantu dua unsur pimpinan yakni Drs. Firdaus Jamaludin dan Mazlin, A. Md. Pelay. Sekretaris Kadirun, SP., MM dan Hasruddin Jaya, S. Ik serta Bendahara Kasdaniar Kadir, S. Pd.,MAP dan Enis Wiraningsih Malik, S. Sos. Selain itu dilengkapi pula empat bidang yang beranggotakan  delapan sampai sepuluh orang per bidang.

Laporan: Redaksi

Facebook Comments Box